Review

Super Guitarist Indonesia 2015 di Hotel Harris Festival Citylink, 12 Desember 2015




Super Guitarist Indonesia 2015 di Hotel Harris Festival Citylink, 12 Desember 2015

Bagi Anda para penggemar alat musik gitar, pada Desember 2015 di Bandung akan digelar pertunjukan akbar para gitaris Indonesia. Ini sebelumnya merupakan ajang pencarian kabisa para gitaris yang memang punya skill gitar. Para gitaris yang disaring tersebut dipilih oleh juri sebagai wakil dari masing-masing kota. Mereka pun mendapat kesempatan  coaching dengan gitaris ternama Indonesia. Nah, peserta terbaik yang lolos tersebut akan tampil di acara puncak Super Guitarist Indonesia 2015 pada Sabtu, 12 Desember 2015 di Hotel Harris Festival Citylink Bandung

Acara Super Guitarist Indonesia 2015 yang akan dimulai pukul tujuh malam ini akan dimeriahkan oleh gitaris ternama Indonesia antara lain:

1. Ian Antono (Godbless)
Pada awalnya, Ian Antono merupakan seorang drummer. Namun setelah mendengar musik-musik The Shadows ia mulai berminat menjadi seseorang gitaris. Ia pun akhirnya bergabung dengan band Abadi Soesman yang waktu itu namanya cukup diperhitungkan. Tahun 1970 ia hijrah ke Jakarta dan bergabung dengan band Bentoel yang menjadi pengiring bagi penyanyi Emilia Contesa dan Trio The King.[4]

Akhirnya tahun 1974 ia resmi menjadi gitaris God Bless dan merilis album-album seperti Huma Diatas Bukit (1975), Cermin (1980), Semut Hitam (1989). Nama Ian Antono mulai menarik perhatian karena pada saat itu atmosfer musik rock di Indonesia belum ada yang memulai. God Bless lah yang kali pertama memelopori. Secara otomatis Ian juga menjadi gitaris pertama yang berkibar di jalur rock Indonesia.

2. Jopie Item
Jopie dibesarkan di Surabaya, namun kemudian hijrah ke Jakarta. Bergabung dengan Jack Lesmana Combo, bersama Alex Faraqnimela, Karim Suweileh, Welly dan Rully Johan. Kemudian mendirikan grup sendiri dengan nama Jopie Item dan kawan-kawan. Bersama grupnya ini ia menjazzrock-kan lagu Bengawan Solo ciptaan Gesang. Pada tahun 1976 ia menjadi pemusik jazz yang paling kontroversial karena memasukkan unsur rock dalam jazz.

3. Dewa Budjana (GIGI)
Dewa Budjanam sang gitaris Gigi, band yang dibentuknya pada tahun 1994 bersama Baron (gitar), Thomas (bass), Armand Maulana (vokal) dan Ronald (drum). Sebelumnya pada tahun 1992 Budjana pernah menyampaikan keinginannya untuk membentuk grup musik dengan dua pemain gitar. Keinginannya tersebut baru terwujud dua tahun kemudian, yaitu pada tahun 1994. Dia membentuk band dengan formasi dua gitaris, berpasangan dengan Baron.

4. Balawan
I Wayan Balawan, pemusik Jazz Indonesia yang namanya mencuat dan semakin difavoritkan di Indonesia dengan teknik bermain gitar Touch Tapping Style. Balawan membentuk Batuan Ethnic Fusion yang mengusung eksplorasi musik tradisional Bali. Tahun 2007 Balawan diajak oleh Tohpati dan Dewa Budjana menjadi bagian dalam proyek mereka yang bernama Trisum yang menggabungkan 3 talenta gitaris Indonesia.

5. Eet Sjahranie (Edane)
Pria kelahiran Bandung yang bernama asli Zahedi Riza Sjahranie[ ini adalah gitaris Indonesia. Eet tergabung dalam grup rock EdanE. Sebelumnya, dia sempat memperkuat beberapa grup band antara lain God Bless (menggantikan Ian Antono), Superdigi, dan Cynomadeus. Permainan gitar Eet lebih dipengaruhi oleh gitaris Van Halen.

Beberapa gitaris lain yang akan memeriahkan Super Guitarist Indonesia 2015 di Hotel Harris nanti di anataranya: Endah N Rhesa, Ridho Hafiedz (Slank), Iman (J-Rocks), Gugun (Gugun Blues Shelter), Agung Hellfrog (Burgerkill), Andre Tiranda (Siksa Kubur) dan Baim (The Dance Company).

Super Guitarist Indonesia 2015
Hari, tanggal: Sabtu, 12 Desember 2015
Waktu: Pukul 19.00 - selesai
Lokasi:  Hotel Harris Festival Citylink, Jl. Peta No. 241, Pasir Koja,  Bandung

HTM:
- Presale: Rp. 75.000,-
- On The Spot: Rp. 100.000,-

Ticketbox:
- Hellprint (@hellprint)
- RMHR (@RMHR_)
- Omunium (@omunium)
- M2 Music Studio (@M2_music)
- Agung Guitar Course (@AgungGuitarCo)

Kontak: 081312818909