Review

IKEA Bandung Bakal Hadir di Kota Baru Parahyangan

share to whatsapp



IKEA Kota Baru Parahyangan

Peritel perabot rumah tangga asal Swedia, akan hadir di Kabupaten Bandung Barat, tepatnya di kawasan perumahan elite Kota Baru Parahyangan. Peresmian pembangunan Toko IKEA Bandung telah dilaksanakan pada, Kamis, 28 Maret 2019. Perusahaan ini didirikan Ingvar Kamprad pada 1943 saat ia berusia 17 tahun yang sekarang sudah menjadi salah satu orang terkaya di dunia. IKEA sendiri adalah singkatan dari namanya, Ingvar Kamvrad; tempat ia dilahirkan, Elmtaryd; dan desanya, Agunnaryd.

Yang pertama di luar Jakarta
IKEA di Kota Baru Parahyangan ini merupakan yang pertama di luar Jakarta. IKEA Bandung ini disebut-sebut memiliki luas tiga kali lipat lebih besar dari Alun-Alun Bandung. Toko IKEA Bandung dibangun di atas lahan seluas 4,4 hektare dengan luas banguan 35.000 meter persegi. Rencananya, pembangunan akan selesai dan dibuka pada akhir tahun 2020.

“Toko IKEA Bandung menawarkan inspirasi dan solusi untuk menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi masyarakat Bandung,” tutur Presiden Direktur PT Hero Supermarket Tbk., Patrik Lindvall saat acara peresmian pembangunan.

Kehadiran IKEA Bandung Bandung ini nantinya bakal menyerap sekitar 400 peluang kerja baru. Selain menjual produk rumah tangga brand IKEA sendiri, di toko baru ini pun bakal diadakan pameran produk UKM lokal. Selain menghadirkan inspirasi dengan pengalaman berbelanja yang berbeda, toko IKEA juga memiliki restoran dan bistro dengan menu khas Swedia

Dalam acara peresmian, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang turut hadir mengharapkan keberadaan IKEA Bandung mampu mendongkrak produk domestik regional bruto (PDRB) serta akselerasi ekonomi Kabupaten Bandung Barat dan Jawa Barat.

Kota Baru Parahyangan sendiri merupakan perumahan yang berada di area persimpangan dari Jakarta menuju Bandung dan sebaliknya yang jaraknya hanya 500 meter dari pintu tol Padalarang. Sementara toko IKEA biasanya terdiri dari dua lantai dengan ruang pamer (show room) dan market-hall di atas dan gudang di bawah.

Bagian pertama dari toko biasanya berisi ruang pajang mebel dan beberapa produk pilihan. Di ruang pajang ini pelanggan mencatat nama dan kode barang yang ia suka. Dari sana, pelanggan dapat mengambil keranjang belanja, kemudian melanjutkan perjalanan ke "Market Hall" yang menjual berbagai aksesoris dan barang-barang kecil. Dari Market Hall barulah pelanggan masuk ke gudang swalayan (Self Serve) tempat pelanggan mengambil mebel-mebel dengan nomor seri yang telah dicatat di area sebelumnya. Setelah itu, pelanggan dapat membayar produknya yang dibelinya di kasir.




share to whatsapp