Review

West Java Festival 2019 Akan Digelar 1 - 3 November 2019 di Gedung Sate

share to whatsapp



West Java Festival 2019

West Java Festival 2019 (WJFest 2019) akan digelar oleh Pemprov Jawa Barat melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat bekerja sama dengan bank bjb. WJFest-2019, transformasi dari De-Syukron dari tahun ke-1 sampai dengan tahun ke-7 (2017), kemudian pada tahun 2018 bertransformasi menjadi GS-Fest.

Berikut ini informasi seputar event West Java Festival 2019 (WJFest 2019):

1. Pelaksanaan West Java Festival 2019 (WJFest 2019)
West Java Festival 2019 (WJFest 2019) bakal digelar dari Jumat sampai Minggu, tanggal 1 sampai 30 November 2019 di Gedung Sate.

2. Promosi wisata Jabar
Event festival ini diharapkan bisa lebih meningkatkan promosi di sektor pariwisata.

3. Tema West Java Festival 2019 (WJFest 2019)
Event West Java Festival 2019 (WJFest 2019) mengangkat tema 'Honour Cultural Diversity'

4. Rangkaian acara West Java Festival 2019 (WJFest 2019)
Konten Acara utama dari festival adalah Karnaval Budaya yaang dilaksanakan 2 hari yaitu ;
- Tanggal 1 November Karnaval Budaya yang ditampilkan oleh OPD Pemerintah Provinsi dan;
- Tanggal 2 November Karnaval Budaya 34 Provinsi dan Kab /Kota se-Jabar.

Pada acara Karnaval Budaya dengan melibatkan organisani perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi. Fokus utama dalam acara ini adalah mengangkat ragam budaya sekaligus melakukan pendekatan strategi meningkatkan kunjungan wisatawan secara luas, termasuk anak muda.

Besoknya, karnaval serupa dilangsungkan dengan mengangkat kebudayaan dari 34 Provinsi dan 27 Kabupaten Kota di Jawa Barat. Selain karnaval, event tersebut dimeriahkan oleh makanan, Bussines Meeting perjalanan wisata, Exposition dan Exebition, serta Week End Market GENPI.

5. Kapitalisasi event
JFest-2019, secara mikro ekonomi dapat dihitung kapitalisasi sebesar 5 Miliar rupiah yang diharapkan dapat diakses minimal oleh 25000 pengunjung dengan spending money minimal 200 ribu rupiah, oleh karena itu dengan besarnya kapitalisasi produk festival, diharapkan terjadi perputaran makro ekonomi selama 3 hari minimal sebesar 50 Miliar rupiah di sekitar kawasan Gedung Sate, yang akan masuk kedalam Kelompok PHRI dan Asita serta Industri Pariwisata lainnya.

6. Kerja sama dengan bank bjb
Pada acara festival, semua sistem transaksi sebesar 80 persen akan mempergunakan cashless atau transaksi elektronik, bekerjasama dengan BJB-Digi. Pada WJFest 2019 pun dijadwalkan sebagai penanda launching branding Pariwisata Jawa Barat, yakni Smiling West Java dan Aplikasi Fintech untuk memfasilitasi para wisatawan melalui Smiling App yang di dalamnya terdapat Sistem Informasi Pariwisata Terpadu.