Review

September 2016, Uji Coba Jalan Tol Soreang-Pasirkoja (Soroja)





Kota Bandung dan Kabupaten Bandung akan segera terkoneksi dengan mulai dibangunnya Jalan Tol Soreang Pasiroja (Soroja).  Jalan tol ini direncanakan akan terhubung pula dengan ruas tol Padalarang-Cileunyi (Padaleunyi). Sementara dari desain yang sudah dibuat, exit tol akan ada di tiga titik, yakni Marga Asih, depan stadion Jalak Harupat, dan Kantor Pemerintah Kabupaten Bandung. Dengan demikian, akses warga Bandung pun akan lebih mudah dengan dibangunnya jalan tol ini.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menargetkan dan mempercepat proses uji coba Jalan Tol Soreang-Pasir Koja (Saroja, bisa dilakukan pada Agustus 2016. Uji coba ini ditargetkan sebelum pelaksanaa Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat.  Untuk tahun ini, pengerjaan pemasangan tiang pancang pertama (ground breaking) Tol Soroja akan dilakukan pada September 2015 ini.

Seiring rencana Pemprov yang akan menyelesaikan pembangunan jalan tol Soreang-Pasirkoja (Soroja), Pemkab Bandung harus menyiapkan jalan-jalan arteri. Jalan itu sebagai buangan atau "pelarian" kendaraan baik yang akan menuju maupun keluar dari pintu tol.

Sementara pengerjaan proyek tol sepanjang 11 kilometer tersebut tendernya dimenangkan oleh PT Jasa Sarana (BUMD milik Pemprov Jawa Barat).  Adapun nilai tender pembangunan Jalan Tol Soreang-Pasirkoja (Saroja) senilai Rp1,79 triliun. Modal pembangunan untuk proyek ini 30% dari perusahaan dan 70% persen dari perbankan salah satunya dari Bank BJB.

Menurut data Kemenpupera per Oktober 2014, ruas tol Soroja akan dibangun sepanjang 10,57 km dengan total biaya investasi sebesar Rp 1,79 triliun. Sedangkan biaya pengadaan tanah ditakar senilai Rp 693 miliar. Pemerintah juga memproyeksi, biaya pembangunan konstruksi tol ini menelan biaya sejumlah Rp 2,52 triliun.

Pihak PT Jasa Sarana akan segera memulai pembangunan fisik karena tol ini ditarget selesai sebelum kegiatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat Tahun 2016. Seperti diketahui, venue PON ada di wilayah Soreang, Kabupaten Bandung. Sedangkan saat ini posisi lahan sudah di atas 80%. 

Adapun bagi pengembangan bidang wisata di Bandung, keberadaan tol ini bisa menunjang akses menuju lokasi wisata, khususnya di Bandung Selatan. Selama ini, akses menuju lokasi wisata ke Bandung Selatan masih menggunakan jalur jalan raya. Nantinya, wisatawan bisa keluar dari exit tol Soreang jika ingin ke kawasan wisata Ciwidey. Untuk itu pula, diharapkan pembangunan jalan tol ini dapat mendukung perekonomian masyarakat di kawasan Bandung Selatan.