Review

Kota Terpadu Summarecon Bandung, Kawasan Berkonsep Teknopolis di Gedebage



Summarecon Gedebage Bandung

Kota terpadu Summarecon Bandung adalah sebuah kota dengan kawasan residensial, komersial, dan Summarecon Teknopolis yang berpadu harmonis sebagai tempat untuk tinggal, bekerja, dan rekreasi. Modern dan inovatif yang menjadi wadah bagi energi kreatif untuk tumbuh dan berkembang.

Konsep pembangunan kota terpadu Summarecon pun sesuai dengan visi Pemerintah Kota Bandung untuk mengembangkan industri ICT melalui Bandung Teknopolis, sebuah kawasan terpadu berkonsep Smart City. Dan kawasan Gedebage telah ditetapkan sebagai Pusat Pelayanan Kota (PPK) sesuai Perda Kota Bandung No.2 Tahun 2004. Pemerintah Kota Bandung juga tengah mematangkan rencana memindahkan Pusat Pemerintahan Kota berikut Seluruh Kantor Dinas Pemerintahan (SKPD) ke Gedebage.

Konsep Smart City
Sebagai bagian dari Bandung Teknopolis, Summarecon Bandung hadir bertema Live, Work, and Play. Sejalan dengan konsep Smart City untuk menghadirkan lingkungan binaan yang aman, nyaman, memiliki daya saing, dan sustainable. Pengembangan Summarecon Bandung terdiri dari kawasan: Residensial, Sentra Summarecon ( Retail, Dining & Entertainment ), dan Summarecon Teknopolis.

Kota terpadu Summarecon Bandun sendiri merupakan kawasan seluas 300 hektare yang terdiri atas bangunan residensial dan komersial yang berdiri di kawasan Gedebage. Kota terpadu ini dilengkapi beberapa fitur kawasan, seperti ruang terbuka hijau dan akses Bandung lntra Urban Toll Road (BIUTR) yang dibangun pemerintah menuju Exit Tol Gedebage KM149 Padaleunyi, yang menjadikannya salah satu titik pertemuan strategis antara Outer Ring Road dan Inner Ring Road. Selain itu, Kereta Cepat Jakarta Bandung nantinya dapat diakses dengan mudah dari dekat kawasan Summarecon Bandung.

Pembangunan infrastruktur Bandung Timur, kerja sama dengan Pemprov Jabar
Pada Rabu, (10/01/2018) PT Summarecon Agung, Tbk melalui unit usahanya, Summarecon Bandung (PT Mahkota Permata Perdana) menjalin kerja sama dengan Pemprov Jawa Barat. Kerja sama ini untuk membangun infrastruktur di wilayah Bandung Timur. Perjanjian Kerja Sama ditandatangi langsung Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan President Director Sumarecon, Adrianto P Adhi di gedung Negara Pakuan Bandung.

Kerja sama ini dilaksanakan melalui pembangunan infrastruktur yang dilakukan Summarecon Bandung di atas lahan seluas kurang lebih 48.912 m2 milik Pemprov Jabar. Infrastruktur tersebut berupa bangunan jalan, bandara dan flyover yang berhubungan Exit Tol Gedebage KM 149 Padaleunyi dengan jalan umum lainnya untuk kepentingan masyarakat.

Konstelasi jaringan jalan tol Bandung Raya
Adapun seluruh pembangunan jalan itu merupakan bagian dari sistem besar konstelasi jaringan jalan tol Bandung Raya, dimana di dalamnya terdapat pembangunan flyover tol yang merupakan bagian dari Bandung Intra Urban Toll Road (BIUTR).

Pembangunan infrastruktur ini akan memberikan banyak manfaat bagi kota juga masyarakat Bandung seperti akses menuju Masjid Raya Jawa Barat Al Jabbar, Sarana Olahraga Bandung Lautan Api serta jalan gedebage selatan bisa menjadi lebih cepat dan mudah. Infrastruktur ini juga akan terhubung dengan kawasan Summarecon Bandung.