Review

Bandung International Coffee Festival Digelar 27-29 Juli 2018



Bandung International Coffe Festival 2018

Bagi Anda penggemar kopi khas Nusantara, terutama kopi Preanger, jangan lewatkan event Bandung International Coffee Festival 2018 jilid II. Event yang kembali digelar kedua kalinya oleh oleh Dinas Pertanian Kabupaten Bandung dan Asosiasi Indonesian Coffee Masters berlangsung di Festival Citylink pada 27-29 Juli 2018.

Event ini sebagai upaya Dinas Pertanian Kabupaten Bandung mempromosikan kopi kepada masyarakat. Festival kopi ini diisi 25 Petani Kopi Kabupaten Bandung beserta produk kopi unggulannya. Event ini pun sebagai jembatan sekaligus memotviasi pelaku usaha dan petani kopi. Dengan demikian, tujuannya adanya interaksi antara petani dan konsumen.

Kompetisi barista
Dalam event ini akan digelar kompetisi antarbarista. Tujuannya, agara banyak barista muda yang potensinya tergali. Akana da 20 finalis dan akan dipilih tiga pemenang saja. Juara pertama akan berangkat ke London. Juara kompetisi akan mendapatkan Rp 15 juta (juara I), Rp 10 juta (II), dan Rp 5 juta (III).

Untuk menjalani kompetisi ini, setiap peserta harus bisa menguasai enam proses yang cukup sulit. Dimana, peserta harus bisa mulai dari cupping, manual brew, latte art, docket order, presentasi, dan profesionalisme.

Kopi asal Kabupaten Bandung sendiri semakin naik pamornya di kalangan penggemar kopi.  Permintaan pasar pada kopi Kabupaten Bandung terus meningkat. Untuk itu, para petani pun mulai menyasar pengembangan bisnis untuk bisa memenuhi kebutuhan pasar internasional. Para petani kopi di Kabupaten Bandung bahkan kewalahan menerima permintaan pasar nasional.

Sebagai informasi, semenjak Kopi Puntang menjadi juara kontes kopi di Amerika Serikat, beberapa tahun lalu, pamor kopi Kabupaten Bandung terus melejit. Pada 2013, harga kopi gelondong (cherry) ada di kisaran Rp 2-3 ribu per kilogram. Sekarang, harganya sudah melambung mencapai Rp 10 ribu per kilogram.





share to whatsapp