Review

Inilah Data Kunjungan Wisatawan ke Kabupaten Bandung Barat Tahun 2018

share to whatsapp



Data Kunjungan Wisatawan ke Lembang Tahun 2018

Nama Floating Market Lembang, Orchid Forest Cikole, Punclut, The Lodge Maribaya, Farmhouse Lembang, De Ranch, Tangkuban Parahu, Terminal Grafika, Taman Begonia, hingga Dusun Bambu merupakan tempat wisata yang berada di wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Berdasarkan data dari Pemkab KBB, angka kunjungan wisatawan pada tahun 2018 naik sekitar 40 persen dari tahun 2017 yang hanya 3.803.892 kunjungan. Jumlah angka kunjungan itu terdiri dari 5.814.070 kunjungan wisatawan lokal dan 33.860 kunjungan wisatawan mancanegara.

2019: target kunjungan 7 juta wisatawan
Sementara tahun 2019, pihak Disparbud KBB menargetkan jumlah kunjungan di angka 7 juta. Angka tersebut didapatkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB dengan menyurvei ke 56 objek wisata yang dikelola oleh Pemerintah Daerah, swasta, Bumdes, Pokdarwis dan kelompok masyarakat lainnya.

Naiknya angka kunjungan pada 2018 dibandingkan tahun 2017 disebabkan oleh sejumlah faktor seperti semakin bertambahnya destinasi wisata baru di KBB. Menurut data Disparbud KBB, kebanyakan kunjungan lebih banyak ke objek wisata yang ada di utara, seperti Lembang dan Cisarua.

Pihak Pemkab KBB sendiri akan melakukan pengembangan destinasi wisata baru terutama di wilayah selatan, seperti Bumi Perkemahan (Buper) Indonesia Power Saguling di Desa Baranangsiang, Kec. Cipongkor.

Tempat-tempat wisata di Kab. Bandung Barat sendiri kebanyakan menyajikan konsep wisata alam yang dipadukan dengan wisata terpadu. Beberapa tempat wisata yang ngehits di Kab. Bandung Barat menghadirkna trend dengan konsep instagramable. Beberapa tempat seperti The Lodge Maribaya, Orchid Forest, Floating Market, dan lainnya menghadirkan spot-spot buat pengunjung berselfie. Tentunya pula dengan sajian aneka fasilitas/wahana, wisata kuliner, dan sentra souvenir.

Salah satu permasalahan bagi wisatawan di Kab. Bandung Barat adalah akses perjalanan yang kerap terhambat karena belum adanya jalan bebas hambatan. Tak heran bila akhir pekan atau musim liburan, titik-titik kemacetan parah biasa terjadi seperti di jalur Ledeng ke arah Lembang. Namun sudah ada jalur alternatif dari Kota Bandung ke Lembang, seperti lewat Punclut, Dago Giri, atau via Jln. Kolonel Masturi. Jalur alternatif lain yang biasa dipakai wisatawan lewat jalur tol Cipali keluar Subang lalu ke Lembang.




share to whatsapp