Review

Babah Kuya, Toko Jamu Legendaris di Kota Bandung

share to whatsapp



Toko Jamu Babah Kuya Bandung

Urang Bandung punya beberapa tempat yang legendaris dari tempat kuliner, tempat belanja, hingga layanan kesehatan yang jadi primadona sejak dulu. Misal, tempat nama kuliner Warung Nasi Ampera atau Perkedel Bondon. Untuk tempat belanja ada Gang Tamim atau beli seragam sekolah buat anak-anak di Resko.

Bahkan sampai tempat cari obat-obat herbal, nama Babah Kuya jadi tujuan dari generasi ke generasi. Dipilihnya kuya untuk penamaan toko jamu ini karena dulunya pemilik pertama kali Babah Kuya memiliki kura-kura sebagai peliharaan. Maka jadilah katelah dengan nama Toko Jamu Babah Kuya.

Inilah kisah toko jamu legendaris yang menjual aneka rempah-rempat buat herbal yang legendaris di Bandung. Berdiri sejak tahun 1800-an, nama Toko Jamu Babah Kuya masih eksis sampai sekarang. Lokasinya pun tak jauh dari Pasar Baru Bandung ke arah belakang, kawasan Pecinan. Bila Anda pernah berwisata ke Chinatown Bandung, lokasinya tak jauh dari tempat wisata selfie tersebut.

Bila Anda ingin mencari bahan obat herbal, tinggal ke sini saja. Pegawai di sini siap memberikan konsultasi agar pengunjung bisa mendapatkan obat yang sesuai dengan penyakitnya. Aneka bahan herbal dari daun kitolot, daun murbai, jamur kayu, red papua, kulabet, antanan, antehai, cabai jawa, sambiloto, cecenet, atau jahe merah tersedia di sini. Sebagian besar bahan rempah dan herba ini dijual sudah dalam keadaan kering, dan sebagian lagi digiling.

Keberadaannya yang telah melintasi zaman ke zaman, tentunya aspek kepercayaan pelanggan setia jadi ukuran. Herbal yang adi Toko Jamu Babah Kuya hasil dari pengolahan berdasarkan ilmu pengetahuan tentang obat-obatan dimana sumbernya dari berbagai buku referensi dari berbagai negara. Di setiap jamu pun tercantum dalam buku referensi yang menerangkan khasiatnya. Ratusan tanaman herbal disimpan di beberapa tempat seperti drum, toples kaca, bakul, dan beberapa kotak yang terbuat dari kayu.

Toko Jamu Babah Kuya begitu terkenal sehingga tidak hanya menjadi rujukan bagi "Sinshe" atau pengobatan Cina, dan peramu pengobatan tradisional Nusantara, tetapi juga menjadi rujukan pengobatan modern. Obat-obatan herbal yang dijual di Babah Kuya berkisar Rp 10.000 sampai Rp 200.000. Satu tanaman herbal khasiatnya bisa untuk berbagai kesehatan. Seperti tanaman sambiloto khasiatnya untuk diabetes, gatal-gatal, kolesterol, asam urat, dan lain-lain.

Nama Toko Jamu Babah Kuya bukan saja dikenal oleh warga Bandung sendiri, namun dikenal sampai luar daerah hingga mancanegara. Toko Jamu  yang didirikan oleh Tan Sioe How ini terletak di Jl. Pasar Barat dan satu lagi Jln. Pasar Selatan. Toko Babah Kuya telah menurunkan keahlian meracik bahan ramuan tradisional Nusantara secara turun temurun. Sebanyak 95 persen bahan jamu yang dijual di toko ini berasal dari berbagai provinsi di Indonesia, sementara sisanya mengimpor dari luar negeri

Toko Babah Kuya
Jln. Pasar Selatan No. 33, Pasar Baru, Kota Bandung
Telepon: (022) 4238517
Jam buka: Senin sampai Sabtu, pukul 09.00 WIB hingga 15.30 WIB.




share to whatsapp