Review

Dear Anak Muda, Kurangi Es Kopi dan Baca Info Jual Rumah di Bandung Ini!

share to whatsapp




Wahai anak muda, sejak umur berapa kah kita harus mulai mempersiapkan hari tua? Kehidupan anak muda yang cenderung konsumtif alias hobi menghamburkan uang tentu tidak bisa selamanya kamu jalani.

Apalagi, kamu yang berada di kota Bandung. Dengan berbagai macam kebahagiaan yang ditawarkan dari tempat jalan-jalan dan makanan yang serba enak, pastinya kamu akan boros jika tidak benar-benar mengatur keuangan.

Jika usiamu sudah kepala dua sekarang, ada baiknya kamu harus mulai memikirkan salah satu kebutuhan primermu, yaitu papan alias rumah alias tempat tinggal. Kamu tidak ingin selamanya tinggal di rumah orang tuamu, bukan? Apalagi setelah memulai keluargamu sendiri.

Padahal, di usiamu yang masih muda, tak ada salahnya jika kamu mencari info jual rumah di Bandung dan membelinya secara dicicil. Baca artikel ini sampai habis ya untuk info jual rumah di Bandung dan bagaimana cara membelinya!

Kurangi Es Kopi, Saatnya Anak Muda Mulai Beli Rumah
Memiliki rumah adalah impian hampir semua orang. Tapi untuk anak muda zaman sekarang, impian besar ini bisa terhambat sebab terlalu banyak beli es kopi dan nongkrong di kafe. Generasi milenial saat ini memang dikenal dengan perilaku konsumtifnya sehingga kadang kebutuhan yang lebih besar justru terabaikan.

Tentu akan lebih mudah mengeluarkan uang beli es kopi 30 ribu ketimbang beli rumah 300 juta. Tapi jika setiap hari beli es kopi, dalam sebulan kamu bisa menghabiskan hampir 1 juta untuk sekadar menyeruput kafein.

Apa tidak sayang? Kan, lumayan jika uang itu dialokasikan untuk cicilan rumah? Bagi anak muda yang baru memasuki dunia kerja, memang membeli rumah adalah hal yang sangat wah untuk dibicarakan.

Apalagi, dengan gembrang gembrong media yang mengatakan kaum milenial tidak akan mampu untuk beli rumah, tentu anak muda semakin tidak mau memikirkan masalah ini dan memilih beli es kopi saja di kafe kesayangan.

Kesana lah perginya gaji bulanan yang angkanya belum seberapa. Kasarnya, pendapatan bulanan seseorang yang baru bekerja atau freshgraduate di Bandung kira-kira 3 sampai 5 juta. Pertanyaannya, apa dengan gaji segitu kamu bisa membeli rumah?  Tentu saja bisa! Banyak orang jual rumah di Bandung dengan harga yang masih terjangkau untuk ukuran gaji per bulan yang demikian.

Kalau merasa tidak punya uang dengan gaji 5 juta per bulan meskipun kamu tidak memiliki tanggungan seperti membiayai orang tua, saudara, dan lain-lain, maka berarti ada yang harus diperbaiki dari pengaturan keuanganmu.

Selalu pisahkan pengeluaran primer, sekunder, dan tersier setiap bulan. Sekarang, nongkrong di kafe fancy dan minum es kopi yang mahal, masuk ke kategori apa? Tersier, bukan? Sama halnya dengan jajan-jajan mahal dan belanja yang tidak perlu. Kamu harus atur skala prioritasmu.

Jika kamu melihat iklan jual rumah di Bandung lalu tertarik menabung untuk membelinya, coba sisihkan 35 persen dari gaji bulananmu di awal. Misal, 1,75 juta dari total 5 juta. Kamu akan tetap bisa hidup dengan uang sisanya sambil menabung untuk DP rumahmu sendiri.

Jual Rumah di Bandung Harga Mulai 200 Jutaan, Cicilan Berasa Bayar Uang Sewa
Jika kamu belum terbayang sama sekali, kamu bisa mulai research mengenai harga jual rumah di Bandung saat ini. Pastinya kamu sudah tidak asing dengan marketplace, kan? Nah, ternyata properti pun juga ada marketplacenya. Misalnya saja www.99.co/id, di sana kamu bisa temukan iklan jual rumah di Bandung yang bervariasi.

Untuk rumah kategori primer atau rumah baru yang belum pernah ditempati, rumah yang nyaman bisa kamu dapatkan mulai dari harga 200 jutaan. Contohnya saja, iklan jual rumah di Bandung kawasan Banjaran.

rumah murah Bandung

Grand Cendana Residence yang totalnya seluas 16 hektar ini menawarkan rumah tipe 36/72 dengan harga hanya 225 juta saja. Dengan spesifikasi 2 kamar tidur, 1 kamar mandi, dapur, carport, air sumur artesis, dan listik 1300 Watt.

Fasilitas perumahan yang dikelola oleh WG Group Property (Grand Sharon Residence & Kutawaringin Industrial Park) ini memiliki ruang terbuka hijau, sarana ibadah, keamanan 24 jam, kolam retensi, dan kawasan komersial. Belum lagi, kawasan perumahan ini bebas banjir, lho!
Suasana perumahan tampak alami, sejuk dan adem, namun tetap dekat dengan fasilitas transportasi umum seperti sekolah, rumah sakit, supermarket, bank, dan lain-lain. Selain itu, dekat juga dengan kawasan wisata Banjaran dan Ciwidey (Kawah Putih, Gunung Puntang, Situ Patenggang, Kebun Teh Ranca Bali, dll).

Jika diperhitungkan secara kasar, iklan jual rumah di Bandung ini mematok harga Rp225 juta. Itu berarti, dengan asumsi DP 20% dan bunga 9.5% per tahun, kamu hanya perlu membayar sekitar 1.6 juta saja per bulannya jika mengambil cicilan 20 tahun.

Untuk tenor yang lebih singkat, kamu hanya perlu membayar cicilan sekitar Rp1,8 juta perbulan selama 15 tahun atau 2.3 juta selama 10 tahun. Jika dipikir-pikir, jumlah cicilan ini tak jauh beda dengan biaya sewa kost atau kontrakan yang kamu bayar setiap bulan saat ini.

Apalagi untuk kamu yang memang orang Bandung dan masih tinggal bersama orang tua, tentu saja kamu punya uang lebih yang bisa digunakan untuk mencicil beli rumah. Masuk akal, bukan?
Bahkan, beberapa bank menawarkan fasilitas yang lebih menguntungkan lagi untukmu yang ingin beli rumah di usia muda. Jika selama ini yang membuat kamu urung beli rumah adalah besarnya jumlah DP, tak perlu pusing lagi, belakangan ada KPR Milenial yang menawarkan fasilitas beli rumah tanpa DP.

Tanpa DP, Beli Rumah Jadi Lebih Mudah Dengan KPR Milenial
Jika kamu mau, sebenarnya beli rumah tidak serumit yang dikira. Ada fasilitas KPR yang bisa kamu pergunakan. Bahkan, Bank Mandiri sudah mengeluarkan fasilitas KPR Milenial yang dibuat khusus untuk mendongkrak minat anak muda untuk beli rumah.

KPR Milenial yang resmi dikenalkan pada Oktober 2018 di acara Property Expo diharap bisa memenuhi kebutuhan anak muda untuk beli rumah dan mulai memikirkan soal investasi properti.
Melihat gaya hidup konsumtif milenial, kesadaran bahwa sebenarnya investasi properti harus dimulai sejak usia 20-an memang masih rendah. Padahal, banyak keuntungan yang didapatkan jika berinvestasi properti saat masih muda.

Generasi milenial merupakan generasi yang dinamis dan mengejar sukses di usia muda, namun lebih memilih menyisihkan penghasilannya untuk gaya hidup dibandingkan membeli properti yang jelas lebih signifikan manfaatnya.

KPR Milenial membuat anak muda dapat menggunakan uangnya dengan bijak. Salah satu yang mempermudah beli rumah adalah suku bunga rendah yakni 6,5% untuk 5 tahun. KPR juga dapat diajukan tanpa perlu membayar DP (down payment) atau uang muka.

Mandiri KPR Milenial ini memiliki sejumlah keunggulan lainnya seperti skema angsuran berjenjang dan jangka waktu kredit (tenor) yang lebih panjang. Semua itu memudahkan anak-anak muda mempunyai hunian sendiri.

Bagaimana? Kira-kira lebih penting punya rumah sendiri atau minum es kopi tiap hari? Bijak dalam memilih, ya, kawan-kawan muda!




share to whatsapp