Review

Inilah Pemenang Pasanggiri Mojang Jajaka Kota Bandung 2019

share to whatsapp



Pemenang Mojang Jajaka Kota Bandung 2019

Pasanggiri Mojang Jajaka Kota Bandung 2019 telah digelar pada Sabtu, 26 Oktober 2019 di Hotel Harris Festival Citylink, Jln. Peta, Bandung. Pada Pasanggiri Mojang Jajaka tahun ini, diterapkan metode baru dimana para finalis ditantang untuk terjun langsung ke masyarakat untuk membuat sebuah rancangan ide kreatif yang berangkat dari isu ataupun permasalahan yang mereka temui di lingkungan masyarakat.

Berikut ide kreatif dari masing-masing kelompok:
Kelompok 1: Pengenalan Objek Pemajuan Kebudayaan Melalui Web Series
Kelompok 2: Wayang Golek dalam Digital Platform
Kelompok 3: Teknik Lukis Tradisional Sunging
Kelompok 4: Kuliner Tradisional Kadedemes
Kelompok 5: Revitalisasi Keramik Kiaracondong
Kelompok 6: Minuman Kesehatan Tradisional

Dengan diterapkannya metode baru ini diharapkan ke-24 finalis dapat menciptakan solusi dan inovasi juga merangsang perkembagan budaya yang mulai hilang sekaligus menjadi contoh dan panutan bagi para pemuda/pemudi agar tetap menjaga warisan budaya.

Hasil penjurian merupakan akumulasi dari seluruh rangkaian Pasanggiri Mojang Jajaka 2019 yang telah dilaksanakan selama kurang lebih sebulan terakhir. Adapun dewan juri untuk malam final yaitu Tjep Dahyat, Kevin Liliana (Miss International 2017), Kasep Ruenditama (Professional Photographer), Frisca Clarissa Almira (Putri Bunga 2011, News Presenter, Journalist Kompas TV), dan Riko Anggara (News Presenter & Executive Producer Kompas TV)

Berikut ini Mojang Jajaka Pinilih Kota Bandung 2019:
- Mojang Jajaka Pinilih Kota Bandung 2019: Farhana Nariswari dan Faturrohman Muhammad
- Wakil 1/Runner Up Mojang Jajaka Kota Bandung 2019: First Trinna dan Singgih Eka
- Wakil 2 Mojang Jajaka Kota Bandung 2019: Alma Zoraya dan Muhamad Sinki

Demenang kategori:
- Mojang Jajaka Kameumeut 2019: Keisha Fathya dan Qeisha Muhammad
- Mojang Jajaka Pinunjul Unjuk Kabisa 2019: Sharfina Annisa dan Galang Amarta
- Mojang Jajaka Mimitra 2019: Flores Cantika dan Sultan Raihan