Bank BJB

Bank BJB

Bus Bandros Kembali Beroperasi 15 Juni 2020, Ini Aturan dan Tarifnya






bus bandros beroperasi juni 2020

Bagi Anda yang kangen naik layanan bus wisata Bandung Tour on Bus atau dikenal dengan Bus Bandros,  bus ini telah beroperasi kembali mulai Senin 15 Juni 2020. Hal ini sesuai dengan pengumuman yang disampaikan pengelola bus wisata Bandung tersebut di akun resmi instagram @bus.bandros.

Namun, berbeda dengan biasanya, di masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) ada beberapa aturan baru dan protokol kesehatan yang wajin ditaati oleh para calon penumpang. Berikut ini beberapa aturan tersebut:

1. Dua halte utama
Bus Bandros akan kembali beroperasi dengan dua halte utama yakni halte Alun-alun kota Bandung dan juga halte Jalan Diponegoro. Operasional bus dimulai pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB.

2. Wajib mematuhi imbauan petugas
Untuk para penumpang bus bandros wajib mematuhi aturan atau imbauan dari petugas.

3. Wajib protokol kesehatan
Penumpang diwajibkan menggunakan masker, mencuci tangan di tempat yang disediakan. Selain itu, penumpang pun akan dicek suhunya dan wajib menjaga jarak.

4. Kapasitas penumpang hanya 50%
Dalam operasionalnya, maksimal penumpang yang akan diangkut hanya 50 persen dari kapasistas maksimal bus.

5. Tarif Bandros
Untuk tarifnya, warga dikenakan tarif Rp20.000 mulai dari anak usia 1 tahun ke atas hingga dewasa.

Laya wisata moda transportasi bus Bandros atau Bandung Tour on The Bus adalah bus wisata di Kota Bandung yang disediakan oleh Pemkot Bandung bagi wisatawan yang hendak berkeliling kota Bandung. Bus ini diresmikan oleh Wali Kota Bandung waktu itu, Ridwan Kamil bertepatan dengan malam tahun baru 2014 dan 18 Febuari 2018.

Bus Bandros berkapasitas kurang lebih dari 25 orang.Bus Bandros yang dimiliki Kota Bandung baru 18 unit. Ada enam dari bantuan perusahaan (CSR), dan 12 dari APBD yang dikelola oleh BLUD UPT Angkutan Dinas Perhubungan Kota Bandung.

Keberadaan Bandros sebagai bus wisata yang bertingkat diawali dengan rencana dari Wali Kota Bandung Ridwan Kamil ketika dirinya baru terpilih menjadi Wali kota pada tahun 2013 lalu untuk meningkatkan sektor pariwisata, yang menjadi salah satu andalan dan penggerak roda ekonomi Kota Bandung. Selain mengantar para wisatawan ke tempat-tempat wisata yang ada di Bandung, bus wisata yang dirancang dengan nyaman dan menarik ini diharapkan bisa mengurangi penggunaan mobil pribadi sehingga bisa mengurangi kemacetan yang terjadi di kota Bandung.