Bank BJB

Bank BJB

Terjemahan Lirik Lagu Sunda Bubuy Bulan dalam Bahasa Indonesia




Lagu Sunda ciptaan Benny Corda ini awalnya dipopulerkan oleh Nina Kirana (istri Benny Corda) melalui studio Lokananta daerah solo Jawa Tengah. Lagu Bubuy Bulan menjadi lagu Legenda daerah Jawa Barat sejat tahun 1960an. Dan lagu tersebut sering kita dengar di setiap saung bahkan cafe tongkrongan dan menjadi pelajaran lagu wajib daerah di setiap sekolah.

Selain lagu "Bubuy Bulan" lagu yang berjudul "Seruling Senja", "Padamu Srikandi", dan beberapa lagu lainnya juga hasil karya Benny Corda. Pada era 80an, lagu "Bubuy Bulan" kembali dipopulerkan oleh diva penyanyi Sunda Nining Meida.

Untuk memahami makna dalam lirik lagu "Bubuy Bulan" tak bisa secara langsung. Pertama yang harus diketahui bahwa lagu ini mengandung unsur sisindiran atau pantun dalam bahasa Sunda. Sisindiran merupakan bentuk puisi yang tiap baitnya terdiri dari empat baris serta memiliki sampiran dan isi.

Bila menilik dari segi sisindiran (pantun dalam bahasa Indonesia), liriknya termasuk dalam pantun asmara. Adapun isinya yang tersirat dalam lirik "Bubuy Bulan" menggambarkan wanoja (gadis) yang sedang mengalami jatuh cinta pada seorang lelaki. Ia sangat merindukan sosok pujaan hati tersebut sehingga ia menambakan sang lelaki datang kepadanya.

Adapun dari segi lirik yang berupa pantun (sisindiran) ini bisa dilihat dari bait pertama:

Bubuy bulan bubuy bulan sangray béntang
Panon poé panon poé disasaté
Unggal bulan unggal bulan abdi téang
Unggal poé unggal poé ogé had
é

Di situ ada larik yang murwakanti (berirama) dengan tiap bait (kuplet) terdiri atas empat baris yang bersajak (a-b-a-b). Dimana, akhir dari sampiran dan isi yakni béntang dan téang serta disasaté dan hadé.

Untuk kata-kata yang dipilih (diksi) dalam bait pertama memang terlihat agak kaleuleuwihi (berlebihan) dimana masa iya sih bulan bisa dibubuy (mengukus dengan arang panas) layaknya memasukkan jenis makanan seperti ubi, singkong, pepes ikan dan sebagainya ke dalam abu panas. Atau sampiran kedua dimana: panon poé disasaté (matahari disate). Namun, itu hanya pemilihan kata dari si penciptanya untuk mendapatkan sampiran dan isi.

Dalam bait kedua disebut juga nama Situ Ciburuy yang ada di daerah Padalarang, Kab. Bandung Barat dalam sampiran lirik lagu ini. Disebutkan bahwa ikan di Situ Ciburuy susah dipancing. Dan ini sesuai dengan cerita rakyat setempat bahwa ikan-ikan di danau ini memang susah dipancing.

Berikut ini terjemahan lengkap lirik lagu Sunda "Bubuy Bulan":

Bubuy bulan bubuy bulan sangray béntang
[Kukus bulan bakar bulan sangray (menggoreng tanpa minyak) bintang]
Panon poé...... panon poé disasaté
[Matahari matahari disate]
Unggal bulan...... unggal bulan abdi téang
[Tiap bulan tiap bulan temui saya]
Unggal poé.... unggal poé ogé hadé
[Tiap hari tiap hari juga bagus]

Situ Ciburuy laukna hésé dipancing
[Situ Ciburuy ikannya susah dipancing]
Nyérédét haté ninggali ngeplak caina
[Bergetar hati melihat bening airnya]
Tuh.... itu saha nu ngalangkung unggal énjing
[Tuh... itu siapa yang lewat tiap pagi]
Nyérédét haté ninggali sorot socana
[Bergetar hati melihat sorot matanya]

Bubuy bulan bubuy bulan sangray béntang
[Kukus bulan bakar bulan sangray (menggoreng tanpa minyak) bintang]
Panon poé...... panon poé disasaté
[Matahari matahari disate]
Unggal bulan...... unggal bulan abdi téang
[Tiap bulan tiap bulan temui saya]
Unggal poé.... unggal poé ogé hadé
[Tiap hari tiap hari juga bagus]

Situ Ciburuy laukna hésé dipancing
[Situ Ciburuy ikannya susah dipancing]
Nyérédét haté ninggali ngeplak caina
[Bergetar hati melihat bening airnya]
Tuh.... itu saha nu ngalangkung unggal énjing
[Tuh... itu siapa yang lewat tiap pagi]
Nyérédét haté ninggali sorot socana
[Bergetar hati melihat sorot matanya]

Bubuy bulan bubuy bulan sangray béntang
[Kukus bulan bakar bulan sangray (menggoreng tanpa minyak) bintang]
Panon poé...... panon poé disasaté
[Matahari matahari disate]

Bubuy bulan
[Kukus bulan]
Bubuy bulan
[Kukus bulan]

Artikel lainnya seputar bahasa Sunda LIHAT DI SINI